Tajen Atau Sabung Ayam Di Bali

Tajen Bali, Sabung Ayam Bali, Sabung Ayam Pisau, Ayam Taji Pisau

Pada kesempatan ini kami agen S128 akan membahas tentang Tajen Atau Sabung Ayam Di Bali. Istilah sabung ayam Dibeberapa daerah di Indonesia memiliki nama atau istilah yang berbeda beda. Seperti di Bali, kegiatan ini dikenal dengan nama Tajen yang berasal dari kata Taji yang artinya pisau kecil yang dipasang pada kaki ayam jago sebgai senjata.

Kegiatan tajen ini tentunya tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat di Bali. Karena kegiatan menyabung ayam ini berhubungan dengan beberapa ritual keagamaan yang dikenal dengan nama Tabuh Rah. Kegiatan atau prosesi Tabuh rah tersebut sering digelar saat ada upacara keagamaan seperti dalam upacara Bhuta Yadnya seperti mecaru dan tawur yang berfungsi sebagai penyamleh atau perang sata.

Biasanya para kaum pria disana sangatlah rajin dan bersemangat jika harus merawat Ayam Jago miliknya hingga berusia 6 – 12 bulan. Dimana pada umur tersebut biasanya Ayam Jantan sudah siap untuk bertarung dan merasa sangat bangga bilamana ayam tersebut berhasil memenangkan pertandingan tersebut.

Tajen Atau Sabung Ayam Di Bali

Di Bali sendiri menggelar Pertandingan Sabung Ayam tersebut tidak lah jauh dari Kuil yang berada di desa, dan di pimpin oleh Penjabat Lokal Setempat. Namun sebelum pertandingan di mulai, kedua ayam biasanya harus dipakaikan semacam pisau kecil atau yang biasa disebut dengan Taji pada pergelangan salah satu kaki masing masing ayam.

Terdapat beberapa arti penyebutan ayam untuk orang Bali yaitu :

1. Buik, adalah sebutan untuk Ayam Jago yang bulunya berwarna-warni
2. Bihing atau Biying, sebutan ayam jago yang berbulu merah
3. Brumbun untuk ayam ; dengan kombinasi bulu merah, putih, serta hitam.
4. Sa, sebutan ayam berbulu putih.
5. Ook, sebutan untuk ayam jago yang mempunyai kondisi bulu leher begitu lebat
6. Jambul, merupakan sebutan untuk ayam jago apabila tumbuh bulu (jambul) di kepala
7. Godek, untuk ayam yang berbulu dikaki.
8. Sangkur, untuk ayam jago di mana kondisi fisiknya tanpa ada bulu ekor.

Sabung ayam yang diadakan dalam rangkaian upacara keagamaan ini masih dilakukan hingga saat ini. Karena pada umumnya masyarakat Bali masih memegang teguh warisan budaya dan agama para leluhurnya. Namun pada saat ini kegiatan laga ayam ini juga digunakan sebagai ajang hiburan dan juga biasanya diikuti dengan kegiatan perjudian.

Hingga saat ini kegiatan tajen ini sangat mudah diijumpai di daerah bali tersebut. Dimana ajang ini diadakan di tempat tempat tertentu dan juga para penggemar kegiatan semacam ini juga cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan beberapa berita yang menampilkan kgiatan yang begitu meriah dan begitu populer saat ini.

Demikianlah informasi mengenai Tajen Atau Sabung Ayam Di Bali yang dapat kami sampaikan. Sebagai informasi tambahan, kami menyediakan permainan tajen online atau sabung ayam S128 yang dapat anda mainkan secara online melalui perangkat komputer/laptop dan juga ponsel android dan ios. Untuk pendaftaran silahkan kunjungi website kami yakni BetAyam303.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *